Tentang Penulis

Our Tweet

300 Peserta Ramaikan Al Fatih Kids Education Festival 2018

Bagikan Artikel Ini Jika Bermanfaat
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

SIT Al Fatih Makassar menggelar festival anak usia dini yang di kemas dalam event Al Fatih Kids Eduvation Festival 2018. 300 peserta hadir dari berbagai KB, TK, dan siswa SD kelas 1 di makassar. Kegiatan ini di selenggarakan, Sabtu 14 April di gedung SIT Al Fatih Makassar.

Kegiatan akbar ini juga turut di hadiri Ketua Yayasan Al Fatih Makassar, Dr. Adnan Ibrahim. S.Ppd., dalam sambutannya, Ia memberikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang meluangkan waktunya untuk bermain dan belajar bersama dalam event tersebut. Ia juga berpesan bahwa anak-anak yang diamanahkan sekarang, semoga bisa dididik dengan baik agar kelak bisa menjadi generasi penerus Sultan Al Fatih.

Kegiatan ini rencananya akan menjadi kegiatan tahunan SIT Al Fatih. “Setiap tahunnya kegiatan serupa akan dilaksanakan denga tema berbeda, kali ini dengan tema be Smart with Sunnah Rasulullah,” ungkap Kepala Sekolah TKIT Al Fatih Makassar, Dwi Kurniati.

Berbagai kegiatan memeriahkan acara ini, mulai dari talkshow parenting, moving class experiment, kids camp dan metode kaisa. Kerjasama anak dan orang tua menjadi fokus acara ini.

Ibu Titin Florentina dalam memberikan talkshow pendidikan di AF Kids Festival
Ibu Titin Florentina dalam memberikan talkshow pendidikan di AF Kids Festival

Dwi melanjutkan jika seluruh rangkaian kegiatan membutuhkan kerjasama antara anak dan orang tua, hal ini untuk mendekatkan kembali hubungan emosional mereka. Dengan menjalin kerja sama, ayah dan bunda akan semakin mengenal tumbuh kembang anak mereka.

“Butuh interaksi yang intens agar anak dan orang tua semakin dekat terutama dalam hubungan emosional,” jelasnya.

Salah satu stand penting yang tidak boleh di lewatkan oleh peserta, adalah stand konsultasi parenting. bersama psikologi anak, Titin Florentina. Orang tua bisa berkonsultasi langsung terkait tumbuh kembang anak mereka. permasalahan anak yang berbeda-beda tentu memiliki penanganan yang berbeda pula.

 

Baca Artikel Lainnya

Guru Tidak Boleh Alergi Teknologi

Guru Tidak Boleh Alergi Teknologi

Sebagai seorang guru, tentu harus dapat mengetahui kebutuhan era digital. Berikut ini beberapa alasan mengapa guru tidak boleh alergi teknologi. Guru memang

Subscribe to our Newsletter

Dapatkan beragam artikel inspirasi, info kegiatan dan agenda sekolah kami  langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top