• +62852.9965.9611
  • info@alfatihmakassar.sch.id
  • Senin - Jumat: 07:00 - 16:00

TKIT Al Fatih, Sharing Ilmu di Pertemuan Gugus II Kecamatan Makassar

Sharing Ilmu di Pertemuan Gugus II Kecamatan Makassar

Yuk Bagikan Tulisan Ini

Share on facebook
Share on pinterest
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

TKIT Al Fatih Makassar menjadi tuan rumah di Pertemuan gugus II Kecamatan Makassar. Jumat (20/9). Ini adalah kali kedua setelah sebelumnya di tahun ajaran 2018-2019. Pertemuan kali ini, TKIT Al Fatih Makassar menjamu tamu dengan materi Ice Breaker yang di sampaikan oleh Sulastri Khaer. Guru TK B Al Fatih Makassar.

Ice Breaker itu tentang gelombang otak, tujuannya menggiring gelombang otak anak di posisi Alpha dan Beta,” terangnya.

Selain materi, peserta dari 12 sekolah di gugus II juga diajak mencoba berbagai ice breaker yang cocok di gunakan di kelas. 12 sekolah yang menjadi peserta adalah TK Metro school, TK Zion, TK Tunas Bangsa, TK Islam Maricaya, TK Aisyiyah Maricaya, TK KR Pelita Kasih, TK Lestari Harapan Bangsa, TK Bina Citra Indonesia, TK Aisyiyah Maradekaya, TK Littel Stars, TK Ujung Pandang dan TKIT Al Fatih. Pertemuan gugus ini juga di hadiri oleh pengawas sekolah gugus II, Baharia. S.Pd.

 Sharing Ilmu di Pertemuan Gugus II Kecamatan Makassar

Dalam materi dijelaskan, bahwa ice breaker ada banyak jenisnya. Seperti tepukan, kuis, games, kata-kata kiasan, lagu ataupun musik. Dalam pelaksanaannya, ice breaker harus mempertimbangkan beberapa poin penting. Khusus untuk kuis, guru harus menyiapkan anak-anak dalam kondisi fokus. Guru memerlukan treatment awal sebelum kuis. Biasanya menggunakan tepukan atau nyanyian sebelum kuis.

“Kesiapan anak, waktu dan kondisi ruangan juga sangat menentukan, jangan sampai ice breaker yang digunakan akan membuat kondisi anak jadi lebih tidak fokus,” jelasnya.

Sebelum acara berakhir, Pengawas sekolah gugus II, menyampaikan beberapa informasi. Salah satunya penyegaran materi tentang cara membuat Program Semester (Prosem).

“Setiap kompetensi dasar harus masuk dalam pembelajaran, jangan melupakan satu pun, bahkan boleh berulang,” jelas Baharia. S.Pd.

Lebih jelas, Ia menyampaikan bahwa kesalahan lain dalam membuat prosem adalah pembuatan prosem dengan menceklis seluruh kompetensi dasar. Hal tersebut tidak akan efesien mengingat jam pembelajaran yang terbatas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Artikel Lainnya

Our Best Gift, Give Our Best
Event

“Our Best Gift, Give Our Best”

3 tahun SIT Al Fatih menjadi bagian dari Sekolah Islam Terpadu di Makassar. Sejak berdiri di tahun 2017, sekolah yang didirikan oleh Dr. Adnan Ibrahim, Sp.PD tersebut kini telah memiliki 647 siswa reguler dan 144 siswa tahfidzul Quran.

Kunjungi Ke Kavaleri, murid antusias Mengenal Tentara lebih Dekat
Kabar TK

Kunjungi Ke Kavaleri, Murid Antusias Mengenal Tentara Lebih Dekat

Murid KB-TKIT Al Fatih melakukan 2 kunjungan wisata belajar sekaligus di tema profesi. Kunjungan pertama dilakukan di Batalyon 6 Armed Kostrad, Kamis (30/1). Dan kunjungan kedua ke Batalyon Kavaleri 10 Mendagiri pagi tadi, kamis (6/2). Tak hanya itu, 2 kunjungan tersebut juga bertujuan memperkenalkan profesi tentara nasional Indonesia (TNI) sebagai penjaga stabilitas keamanan negara kepada

Ber-Ikhtiar mempersiapkan diri secara dini dan holistik di Sekolah Islam Terpadu Al Fatih

Pendaftaran Peserta Didik Baru Online

Sekolah Islam Terpadu Al Fatih Makassar jenjang Daycare-TK-SD-SMP-SMA kembali membuka Penerimaan Peserta Didik Baru untuk tahun 2019/2020 mulai Bulan Januari hingga Mei 2019

Foto Kalender TKIT Al Fatih
Scroll to Top
×

Ahlan Wa Sahlan

di SIT Al Fatih Makassar! Silakan chat dengan Customer Assistance Officer kami untuk memulai obrolan. Anda juga bisa meninggalkan pesan di email kami

info@alfatihmakassar.sch.id

× Kontak Kami